<p><strong>PALANGKARAYA &#8211;</strong> Kodam XXII/Tambun Bungai mengerahkan puluhan personel gabungan pada Selasa (25/8/2026) untuk membuat sumur bor di area prioritas Kalimantan Tengah sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan.</p>
<p>Pembuatan sumur bor difokuskan pada dua wilayah kelurahan yang teridentifikasi rawan Karhutla, yaitu:<br />
Kelurahan Kameloh: 3 titik sumur bor.<br />
Kelurahan Petuk Ketimpun: 2 titik sumur bor.</p>
<p>Penentuan titik lokasi pengeboran dilakukan melalui koordinasi erat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan pihak kelurahan.</p>
<p>Di lapangan, tim mengebor hingga kedalaman rata-rata 15 hingga 25 meter untuk mendapatkan sumber air tanah yang stabil. Operasi pembuatan didukung dengan perbekalan perlengkapan teknis lengkap, meliputi:<br />
Mesin &#038; Selang: 4 unit alkon penghisap air, 3 unit alkon pendorong air, 3 rol selang penyemprot (50 meter), 3 buah selang spiral penghisap (5 meter), dan 3 buah nozel.<br />
Material Pipa: 20 buah pipa PVC 4 inch, 9 buah pipa PVC 2 inch, dan 10 buah pipa stainless 2 inch.<br />
Dukungan Armada: 3 unit truk angkut personel dan 1 unit truk tangki air.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan kesiapan sarana pemadaman darat dan menjadi solusi ketersediaan air yang andal bagi Satgas Karhutla saat menanggulangi ancaman kebakaran di wilayah Kalimantan Tengah.</p>

KETAPANG - Prajurit dari Koramil 1203-13/Matan Hilir Selatan bergerak sigap untuk memadamkan kebakaran hutan dan…
KUTAI TIMUR - Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, apel gabungan dilaksanakan…
Meulaboh - Korem 012/Teuku Umar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M pada Rabu…
KUTAI TIMUR - Danramil 0909-04/Muara Ancalong Kapten Inf. Mardan menghadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran…
SUPIORI, PAPUA – Kebersamaan tidak selalu dimulai dari hal besar. Membersihkan halaman rumah ibadah bersama…
ACEH JAYA – Api dari pembukaan lahan bisa menjadi persoalan besar ketika tidak dikendalikan sejak…