<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Beberapa anak TK Desa Parangjoro mengangkat tangan hampir bersamaan saat anggota Satgas TMMD mengajak mereka berinteraksi di ruang kelas, menandai pertemuan yang penuh antusias.</p>
<p>Pendekatan yang dipakai bukan ceramah, melainkan pembicaraan tentang kebiasaan yang bisa dilakukan anak setiap hari, termasuk menghormati bendera, menunggu giliran, dan menjaga hubungan baik dengan teman, sehingga nilai kebangsaan terasa dekat.</p>
<p>Serka Arif menyatakan bahwa kehadiran TNI pada pendidikan anak usia dini ditujukan untuk membangun pemahaman baru tentang peran prajurit. “Kami ingin anak-anak mengenal TNI bukan hanya sebagai penjaga negara, tapi juga sebagai sahabat,” katanya.</p>
<p>Kegiatan itu dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) di sebuah kelas yang penuh warna dan media pembelajaran, dengan guru mendampingi dan siswa merespons lewat perhatian, jawaban, pertanyaan, serta ekspresi spontan.</p>
<p>Moment sederhana ini diharapkan menjadi kenangan awal bagi anak bahwa nilai kebangsaan tidak jauh dari kehidupan sehari-hari dan dapat dimulai dari perilaku di ruang kelas. (Red/Cn).</p>

BARITO KUALA - Di tepi jalan yang berdebu dan lahan terbuka, sebuah pohon kelapa jadi…
BARITO KUALA - Wajah pagi di Desa Tamban Bangun berubah; anak-anak yang biasa menghindari kubangan…
BARITO KUALA - Empat anak bersepeda beriringan melintas di badan jalan yang kini dipadatkan dengan…
BARITO KUALA - Perbaikan badan jalan yang membelah persawahan Desa Tamban Bangun kini menjadi akses…
BARITO KUALA - Pengujian teknis mengonfirmasi kondisi badan jalan TMMD Ke-129 di Tamban Bangun memenuhi…
KETAPANG — Komando Distrik Militer (Kodim) 1203/Ketapang yang diwakili oleh Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops)…