banner 120x600
KODIM  

Pasis Seskoad Beri Penyuluhan Karhutla di Tapin Tengah

Tapin – Dalam upaya memperkuat pencegahan di akar rumput, Tim Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melakukan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pandahan, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin pada Jumat (06/11), berlangsung di Kantor Desa Pandahan dengan partisipasi warga, aparat desa, relawan, dan unsur TNI setempat.

Tim Pasis Seskoad yang hadir terdiri dari Mayor Inf Afrida Cahya Satriaji, S.T. Han., Mayor Inf Dwi Agung Priambudi, S.T.Han., Mayor Arh Nugroho Budi Prasetyo, S.A.P., Mayor Cpl Proboseto Nanda Arito, S.S.T.Han., M.Si., Mayor CPM Wijoyono Kusuma, S.H., Mayor Inf Barcel Fainnaka, S.T.Han., serta Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K. Acara ini juga didampingi Danramil 1010-02/Tambaruntung, Kepala Desa Pandahan, Babinsa Koramil 1010-02/Tambaruntung, seluruh aparat Desa Pandahan, relawan BKP Desa Pandahan, dan warga masyarakat Desa Pandahan.

Mayor Arh Nugroho Budi Prasetyo, S.A.P. mengatakan kunjungan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sosialisasi sebelumnya dan berfungsi sebagai forum untuk menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan relawan di lapangan. “Kami datang ke sini bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk mendengarkan apa yang sekaligus dirasakan oleh Bapak Ibu sekalian di lapangan. Salah satu hal yang paling sering disampaikan oleh para relawan adalah perlunya jaminan keselamatan dan kesehatan yang lebih baik saat mereka bertugas memadamkan api,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa dialog dua arah diperlukan supaya langkah pencegahan yang dirancang sesuai kebutuhan lapangan dan bisa dilaksanakan bersama. “Langkah pencegahan yang paling efektif justru dimulai dari kita sendiri, dari kesadaran di lingkungan masing-masing. Mari kita saling mengingatkan dan bekerja sama menjaga wilayah kita tetap aman dari ancaman kebakaran,” tambahnya.

Pemaparan materi secara rinci diberikan oleh Mayor Cpl Proboseto Nanda Arito, S.S.T.Han., M.Si., yang membahas potensi Karhutla, faktor penyebab, upaya pencegahan harian, serta tindakan awal aman bagi masyarakat bila melihat tanda-tanda kebakaran. “Kebakaran hutan dan lahan sering kali bermula dari hal kecil yang terabaikan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan terbuka saat cuaca sedang sangat panas,” jelasnya.

Dalam penjelasannya, Mayor Cpl Proboseto menekankan peran masyarakat sebagai penentu suksesnya pencegahan, mengimbau untuk tidak membakar lahan secara sembarangan dan segera melapor bila menemukan asap atau api. “Semoga pengetahuan yang dibagikan hari ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi kita semua untuk lebih waspada dan sigap menjaga lingkungan tempat kita tinggal,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan kepedulian yang lebih kuat di antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat terkait untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla di Desa Pandahan serta memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, dan kondusivitas Kabupaten Tapin secara keseluruhan.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *