Barito Kuala – Di tengah risiko cuaca kemarau yang masih tinggi, jajaran Kodim 1005/Barito Kuala bersama berbagai elemen terkait segera turun ke lokasi kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Sungai Babahan, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, pada Senin (02/11). Begitu menerima laporan adanya titik api, tim gabungan yang terdiri dari Babinsa, Tim Damkar Kodim, Anggota Yonif Tempur, petugas Damkar, relawan, dan warga sekitar langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Di lapangan terlihat para personel dan warga bekerja bahu‑membahu menyemprotkan air ke area semak belukar dan bekas jerami padi yang terbakar, dengan upaya terus‑menerus mencegah api merambat lebih luas. Hingga saat ini, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 5 hektar, dan kondisi api sudah memasuki tahap pembasahan. Meskipun demikian, petugas masih menghadapi kendala berupa jenis lahan gambut yang mudah terbakar kembali serta tiupan angin kencang yang berpotensi menyebarkan api ke area sekitarnya. Untuk mendukung operasi ini, Kodim 1005/Barito Kuala telah menerjunkan 1 unit mobil Damkar milik Kodim, 1 unit mobil Damkar Yonif TP, dan 2 unit mobil Damkar dari tim BPK guna memperkuat penyediaan pasokan air dan jangkauan pemadaman.
Kapten Inf Sugianto, Pasi Ops Kodim 1005/Barito Kuala, menjelaskan bahwa kecepatan penanganan sangat diperlukan mengingat karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar meskipun api tampak sudah padam. “Kami segera mengerahkan seluruh kekuatan yang tersedia begitu mendapat informasi titik api di Ulu Benteng, karena lahan gambut membutuhkan perlakuan khusus agar tidak ada api sisa yang muncul kembali,” ujar Kapten Sugianto.
Ia juga menambahkan bahwa tiupan angin kencang sempat menyulitkan pergerakan tim dan berisiko membuat api meloncat ke lahan lain, sehingga seluruh elemen yang bertugas harus tetap waspada dan bekerja dengan terkoordinasi dengan baik. “Kami sangat mengapresiasi peran aktif warga dan relawan yang langsung bergabung di lokasi, karena sinergi seperti ini sangat menentukan keberhasilan pengendalian kebakaran di wilayah kami,” lanjutnya.
Meskipun api utama sudah berhasil diredam dan berada dalam tahap pembasahan, tim gabungan masih melakukan penyiraman menyeluruh ke area‑area berpotensi ada api sisa serta pemantauan berkelanjutan selama beberapa hari ke depan guna mencegah kebakaran berulang. Pasi Ops Kodim juga menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan selama musim kemarau masih berlangsung, serta segera melaporkan jika melihat titik api di sekitar pemukiman atau lahan pertanian.
Cegah Api Meluas, Kodim 1005/Barito Kuala Kerahkan 4 Unit Mobil Damkar ke Marabahan






