ACEH BARAT – Mengenakan pakaian adat Aceh, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Ny. Aurora S. Kembaren, hadir pada pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) untuk memperingati HUT ke-438 Kota Meulaboh di Lapangan Jalan Merdeka, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu malam (10/10/2026).
Pembukaan tersebut menonjolkan nuansa adat; pejabat dan tamu undangan tampak menggunakan pakaian tradisional Aceh, bahkan beberapa memadukannya dengan unsur modern. Ribuan masyarakat memenuhi panggung utama untuk menyaksikan acara budaya yang diselenggarakan.
Acara bertema “Aceh Barat Tameusaho, Ta Puwoe Budaya Bangsa” turut dihadiri Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., serta unsur Forkopimda lainnya.
Dandim menegaskan bahwa penyelenggaraan pekan kebudayaan seharusnya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha lokal yang dapat memasarkan produk unggulan daerah.
“Pekan Kebudayaan Aceh Barat ini harus menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Melalui stan UMKM, kuliner, dan berbagai produk unggulan daerah, kita berharap para pelaku usaha lokal semakin berkembang dan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” ungkap Dandim.
Menurutnya, kegiatan kebudayaan penting dalam mempererat persatuan dan memperkuat semangat gotong royong antarwarga.
“Budaya adalah identitas dan jati diri bangsa yang harus kita jaga bersama. Mari kita lestarikan tradisi dan adat budaya Bumi Teuku Umar agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi penerus. Jangan sampai kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan kita hanya menjadi cerita masa lalu,” tegasnya.
Dandim juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota Meulaboh dan mengajak masyarakat untuk merenungkan perjalanan sejarah daerah.
“Selamat Hari Jadi Kota Meulaboh, kita jadikan momentum ini untuk merefleksikan perjalanan sejarah serta menghargai mata rantai perjuangan dan perkembangan Kabupaten Aceh Barat. Kemudian, mari kita berkontribusi nyata dalam membangun daerah agar terwujudnya Aceh Barat yang semakin maju, sejahtera, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya,” pungkas Dandim.
Di penghujung, Dandim mengingatkan pengunjung agar menjaga keamanan dan keselamatan selama mengikuti kegiatan, terutama orang tua yang membawa anak kecil agar selalu mengawasi mereka.
Melalui penyelenggaraan PKAB, diharapkan kekayaan budaya Aceh Barat semakin dikenal luas, sementara pelaku usaha lokal dan generasi muda memperoleh ruang untuk berpartisipasi dalam pelestarian budaya serta pembangunan daerah.(0105)






