MERAUKE – Petugas keamanan segera merespons kebakaran hutan dan lahan di Kampung Yanggandur, Distrik Merauke, pada malam Sabtu (5/9/2026) dengan tindakan pemadaman bersama.
Pemadaman berlangsung sejak sekitar pukul 20.00 hingga 22.30 WIT, dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Roesli Rajab bersama Kabag Ops Polres Merauke AKP Irwanto Syawal, S.H., yang mengerahkan personel untuk menyisir dan melokalisir titik api.
Kapten Inf Roesli Rajab menyampaikan bahwa penanganan kejadian itu dilakukan secara terpadu antara personel TNI dan Polri untuk mempercepat pengendalian api dan menjaga kondisi di lokasi tetap aman.
“Sinergi antarpersonel dilakukan secara terpadu guna mempercepat proses penanganan. Ini adalah upaya maksimal kami untuk mencegah api tidak meluas serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapten Inf Roesli Rajab di lokasi kejadian.
Kodim 1707/Merauke menugaskan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu tim personel untuk berpadu dengan personel Polres Merauke menyisir lokasi serta melokalisir titik api, yang pelaksanaannya menghadapi tantangan karena kondisi malam hari.
“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam melaksanakan kegiatan pemadaman api pada malam hari seperti ini,” ungkapnya.
Kasus ini menegaskan pentingnya kerja sama TNI-Polri dalam kesiapsiagaan menghadapi Karhutla agar respons terhadap kejadian dapat berjalan cepat dan efektif.
Langkah pemadaman juga sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengingat kebakaran hutan dan lahan berisiko merusak vegetasi serta habitat berbagai flora dan fauna bila tidak cepat dikendalikan.
Kapten Inf Roesli Rajab kembali mengajak masyarakat untuk tidak membakar hutan maupun lahan karena pencegahan dini lebih baik dibanding menghadapi kebakaran yang luas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan maupun hutan. Kebakaran besar tidak hanya merusak habitat flora dan fauna, tetapi juga membahayakan keselamatan orang banyak. Mari kita bersama-sama menjaga agar hutan kita tetap lestari,” pungkasnya.
Sinergitas antara Kodim 1707/Merauke dan Polres Merauke diharapkan tetap terjaga untuk menghadapi ancaman Karhutla, dengan peran aktif aparat dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keselamatan bersama. (1707).






