banner 120x600
KODIM  

Respons Cepat Kodim Simeulue, Kebakaran Permukiman Suka Karya Berhasil Dipadamkan

Simeulue – Personel Kodim 0115/Simeulue bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue dan Pangkalan TNI AL Simeulue bergerak cepat membantu penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Rabu (26/08/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kobaran api diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Kodim 0115/Simeulue, BPBD Kabupaten Simeulue dan Lanal Simeulue segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan penanggulangan agar api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Berkat respons cepat dan kerja sama personel di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.55 WIB. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun satu orang dilaporkan mengalami luka. Selain itu, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada satu unit bangunan rumah dan dua unit mobil, dengan kerugian materiel diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

Komandan Kodim 0115/Simeulue Letkol Arm Qomaruz Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I., mengatakan pihaknya telah memerintahkan Tim Pemadam Kebakaran Kodim Simeulue untuk segera melakukan tindakan penanggulangan bersama unsur terkait. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat dalam membantu mengendalikan situasi sekaligus mencegah api menjalar ke permukiman warga lainnya.

“Selain memerintahkan Tim Pemadam Kebakaran Kodim Simeulue untuk melakukan aksi penanggulangan, saya juga memerintahkan personel agar membantu warga sekitar yang membutuhkan bantuan akibat dampak kebakaran,” terang Dandim.

Selain fokus pada pemadaman, personel di lapangan juga membantu warga yang terdampak serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap terkendali. Sinergi antara TNI, BPBD dan Lanal Simeulue menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian tersebut, terutama karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat.

Respons cepat aparat bersama unsur penanggulangan bencana diharapkan dapat meminimalkan dampak kebakaran serta membantu masyarakat menghadapi situasi pascakejadian. Pendataan terhadap kerusakan dan kerugian juga menjadi bagian dari penanganan setelah api berhasil dipadamkan.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *