KUTAI TIMUR – Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon menjadi lokasi pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak Padi Sawah Tahun 2026 pada Jumat (21/8/2026), kegiatan yang dimaksudkan untuk mendorong produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bengalon.
Tanam serentak berlangsung pada lahan seluas 14,5 hektare, dengan luas lahan siap tanam sekitar 10 hektare. Varietas padi yang digunakan adalah Mikongga, yang diharapkan memberi hasil optimal bagi petani.
Rangkaian kegiatan dihadiri sejumlah pihak, termasuk perwakilan Camat Bengalon yaitu Kasubbag Keuangan Kecamatan Bengalon Marliana; Danramil Bengalon Kapten Inf. Sajani Lumbantoruan; mewakili Kapolsek Bengalon Bhabinkamtibmas Sepaso Brigpol Sukri Masdar; Kepala Desa Sepaso Ruslan; Babinsa Sepaso Serma Rudi Hartono; Ketua BPD Sepaso Fahrian; serta Manager Brigade Pangan Kecamatan Bengalon Andrie Yuniarsa, S.T.
Hadir pula PPL Desa Sepaso, 10 perangkat Desa Sepaso, serta sekitar 10 petani dan warga yang terlibat dalam kegiatan tanam serempak ini.
Kegiatan ini tidak sekadar menandai awal musim tanam, tetapi juga menegaskan adanya sinergi antara pemerintahan, aparat TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Dengan pendampingan serta sinergi lintas sektor yang berkelanjutan, pengelolaan lahan pertanian di Desa Sepaso diharapkan semakin optimal, produktivitas padi meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam bentuk kesejahteraan.
Melalui Gerakan Tanam Serempak Padi Sawah Tahun 2026, Desa Sepaso diharapkan terus berkembang sebagai salah satu wilayah yang berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur.(0909).






