BONE – Anak-anak yang setiap hari menyeberang jalur penghubung antarkawasan kini merasakan tingkat keamanan berbeda setelah jembatan gantung yang termasuk sasaran pembangunan di pedesaan Kabupaten Bone selesai dikerjakan, sehingga akses penyeberangan menjadi lebih nyaman bagi warga termasuk pelajar.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone yang dilaksanakan di Kecamatan Sibulue dan Kecamatan Bontocani. Penyelesaian didapat melalui kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat setempat hingga fasilitas bisa dipakai.
Rabu (12/08/2026), selesainya sasaran ini menandai rampungnya pekerjaan yang berkaitan langsung dengan kegiatan harian masyarakat. Dandim 1407/Bone Letkol Inf La Ode Muhammad Idrus selaku Dansatgas TMMD ke-129 mengatakan pembangunan jembatan bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memberi akses yang lebih aman.
Bagi Ani, seorang pelajar, perubahan itu terasa penting dalam keseharian. Ia menyampaikan kini merasa lebih nyaman saat melewati jembatan untuk berangkat maupun pulang sekolah. “Saya sangat senang porque sekarang sudah tidak takut lagi untuk menyeberang. Jembatan ini lebih nyaman dan membantu kami saat pergi dan pulang sekolah,” ungkapnya.
Akhirnya jembatan ini bukan hanya tercatat sebagai sasaran fisik TMMD, namun juga menjawab kebutuhan sehari-hari warga—membuat perjalanan lebih sederhana dan memberikan rasa aman kepada pengguna. (Red/Js).






