SUKOHARJO – Kecepatan pembangunan di Desa Parangjoro tidak semata soal alat dan tenaga, melainkan hasil sinergi antara TNI, Polri, Linmas, dan warga di berbagai titik sasaran.
Koordinator Linmas Desa Parangjoro, Sutarno, mengungkapkan bahwa mengajak masyarakat bergotong royong terasa mudah ketika aparatur ikut terjun bekerja. Hadirnya seluruh unsur memicu warga datang dengan kesadaran sendiri sehingga kebersamaan semakin kuat.
Kapolsek Grogol AKP Kurniawan Triatmaja, S.H., menilai hubungan antar-lembaga dan masyarakat sebagai contoh kemitraan yang sehat. Menurutnya, Polri hadir tidak sekadar menjaga kondusifitas, tetapi juga membangun komunikasi untuk mempererat kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Pada Jumat (31/7/2026), Kepala Desa Parangjoro Hardiman, S.H., mengatakan bahwa pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen. Ia menyebut capaian tersebut sebagai hasil partisipasi aktif seluruh unsur desa yang bergerak dengan tujuan sama.
Semangat kolektif yang muncul selama TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan desa berjalan lebih efektif ketika semua elemen saling mengisi peran, bukan beroperasi sendiri-sendiri.(Red/Js).






