banner 120x600
TMMD  

Di Parangjoro, Gotong Royong Ubah Cemas Jadi Optimis

SUKOHARJO – Kekhawatiran petani Parangjoro terhadap erosi berubah menjadi optimisme setelah mereka bergotong royong membangun talud. Suara mesin molen dan derit angkong membawa batu belah mengisi kawasan persawahan pada Kamis (30/7/2026).

Setiap warga mengambil peran masing-masing: mengaduk semen, mengangkut material, menyusun pondasi, hingga memastikan pekerjaan rapi dan kuat. Kebersamaan ini mempercepat pembangunan talud penopang jalur pertanian.

Kehadiran aparat dari instansi terkait memberikan pengawasan agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Masyarakat terus berdatangan membantu dengan antusias.

Talud tersebut berfungsi menjaga kestabilan struktur tanah saat curah hujan meningkat, sehingga akses menuju sawah tidak mudah rusak atau terputus.

Manfaatnya bukan hanya keselamatan lahan, tetapi juga rasa percaya diri petani untuk terus mengolah sawah tanpa ancaman longsor di sepanjang jalur pertanian.(Red/Ns).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *