SUKOHARJO – Di Dukuh Sidomoro, Desa Parangjoro, keringat bercampur semangat saat warga dan prajurit menyusun batu untuk talut. Pemandangan itu terlihat pada Rabu (29/7/2026) dalam suasana penuh kebersamaan.
Batu demi batu disusun untuk memperkuat tepian jalan yang selama ini rawan terkikis air. Talut menjadi solusi atas kebutuhan infrastruktur yang lebih aman bagi permukiman.
Langit cerah tidak mengurangi intensitas kerja. Gerobak berisi material terus didorong, tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Semua larut dalam pekerjaan yang sama.
Kebersamaan yang tumbuh memberi nilai lebih dari sekadar hasil bangunan. Warga merasakan bahwa pembangunan desa tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial yang menjadi kekuatan utama kehidupan pedesaan.(Red/Cn)






