BONE – Personel Satgas TMMD bersama masyarakat memusatkan perhatian pada pengangkutan material besi yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan gantung penghubung Dusun Patukku dan Dusun Lemo, Kecamatan Bontocani, sementara semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1407/Bone.
Material besi tersebut diangkut secara manual karena lokasi sasaran tidak dapat dijangkau kendaraan pengangkut. Dengan memanfaatkan batang bambu sebagai alat pikul, anggota Satgas TMMD dan warga bergerak beriringan membawa setiap batang besi menuju titik pembangunan, Kamis (16/7) sore.
Pembangunan jembatan gantung berukuran panjang 52 meter dan lebar 1,50 meter itu menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-129. Kehadirannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat yang selama ini masih terkendala akses penghubung antarwilayah.
Komandan Kodim 1407/Bone selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan membutuhkan kebersamaan seluruh pihak, terutama ketika menghadapi medan yang cukup menantang.
“Pengangkutan material dilakukan secara manual karena kondisi medan. Namun hal itu tidak menjadi hambatan ketika TNI dan masyarakat bekerja dalam satu semangat gotong royong. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan TMMD,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan melalui TMMD bukan hanya menjadi tanggung jawab Satgas, melainkan hasil kerja bersama yang manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga.(Red/Ws).






