KUTAI TIMUR – Komandan Kodim 0909/Kutai Timur (KTM), Letkol CZI Zaenal Abidin, S.I.P., M.I.P., melaksanakan agenda silaturahmi bersama unsur manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Kantor External PT KPC S11 Building, Swarga Bara, Sangatta, Selasa (14/07/2026).
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0909/KTM dengan salah satu perusahaan strategis nasional yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0909/KTM didampingi Pasintel Kodim 0909/KTM, Kapten Inf Eko Mujiarto. Sementara dari pihak PT KPC hadir Manager PT KPC Sangatta, Wawan Setiawan, Manager External PT KPC, Nanang, serta Superintendent Regulation PT KPC, Rahmat Giling.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun hubungan kerja sama yang harmonis antara unsur pertahanan wilayah dengan sektor industri dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat ketahanan nasional.
Sebagai satuan kewilayahan, Kodim 0909/KTM memiliki peran dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah, termasuk bidang ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta kegiatan sosial yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Kodim 0909/KTM disambut langsung oleh manajemen PT KPC. Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama dan koordinasi ke depan, terutama dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, serta kelestarian lingkungan.
Dandim 0909/KTM menilai komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak di wilayah sangat penting untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif. Terlebih, PT KPC memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah maupun nasional.
PT Kaltim Prima Coal (KPC) diketahui merupakan salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) sektor energi yang ditetapkan melalui Keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1762.K/07/MEN/2007.
Penetapan tersebut tidak terlepas dari kontribusi strategis KPC sebagai salah satu pemasok utama batubara nasional sekaligus perusahaan yang memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak, royalti, dan berbagai bentuk kontribusi lainnya.
Dengan kapasitas produksi rata-rata mencapai 53–60 juta ton batubara per tahun, keberadaan KPC memiliki arti penting dalam mendukung ketahanan energi nasional, termasuk melalui pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO).
Status sebagai Obvitnas juga menjadikan aspek keamanan dan keberlangsungan operasional perusahaan sebagai hal yang mendapat perhatian bersama. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan menjadi bagian penting dalam menjaga iklim investasi serta stabilitas wilayah.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Kodim 0909/KTM dan PT KPC diharapkan semakin memperkuat hubungan komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin. Sinergi yang baik antara seluruh unsur di wilayah menjadi modal penting dalam mendukung kemajuan Kabupaten Kutai Timur serta pembangunan Kalimantan Timur secara berkelanjutan.(0909).






