ACEH BARAT – Pasca bencana banjir yang menghantam Desa Jambak dan Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceuremen, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (20/06/2026), Kodim 0105/Aceh Barat bersama masyarakat setempat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat terlibat aktif dalam proses pemulihan, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak parah.
Dampak banjir beberapa waktu lalu mengakibatkan sejumlah infrastruktur jalan, jembatan, dan aliran sungai rusak parah. Akses warga terputus, dan aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, juga sempat terganggu.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kodim 0105/Aceh Barat mengerahkan personel dan alat berat untuk mempercepat perbaikan. Hingga saat ini, alat berat masih terus bekerja menormalisasi aliran sungai yang tersumbat, meratakan kembali badan jalan yang amblas, serta membangun jembatan yang terputus untuk membuka kembali akses penghubung antardesa. Prajurit TNI bersama warga juga bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan menata kembali lingkungan yang terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Kodim 0105/Aceh Barat juga menyiapkan 1 unit mobil dinas untuk antar-jemput anak-anak sekolah dari Desa Jambak dan Sikundo. Hal ini dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun kondisi infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA menegaskan bahwa TNI akan terus hadir membantu kesulitan rakyat, terutama dalam situasi bencana.
“Sinergi TNI dan Pemda tidak akan berhenti sebelum kondisi Desa Jambak dan Sikundo kembali normal. Alat berat terus kami siagakan, jembatan kami bangun, pembersihan terus kami lakukan, dan anak-anak sekolah harus tetap bisa belajar. Kami optimistis pemulihan akan lebih cepat. Ini wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Dandim.
Kodim 0105/Aceh Barat dan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus bekerja menuntaskan perbaikan pascabencana hingga tuntas. Diharapkan, dengan pulihnya infrastruktur, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Jambak dan Sikundo dapat kembali normal seperti sediakala.
Masyarakat Desa Jambak menyampaikan rasa syukur atas perhatian TNI dan Pemda.
“Sejak banjir surut, TNI tidak pernah meninggalkan kami. Jalan diperbaiki, sungai dikeruk, jembatan dibangun, anak kami juga diantar ke sekolah. Apalagi Pemda membantu Rp1 miliar untuk desa kami. Kami merasa sangat diperhatikan,” ucapnya.
Pemerintah Daerah mengapresiasi gerak cepat Kodim 0105/Aceh Barat.
“Sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah sangat kami rasakan. Pembangunan jembatan serta perbaikan jalan dan sungai sangat vital bagi warga. Bantuan mobil untuk anak sekolah juga sangat membantu. Pemerintah Daerah juga berencana mengalokasikan Rp1 miliar sebagai bentuk keseriusan Pemda agar desa terdampak segera bangkit. Terima kasih kepada Dandim dan seluruh prajurit yang bekerja tanpa lelah di lapangan,” ujarnya.(0105).






