ACEH BARAT – Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan di sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 04/Meureubo Kodim 0105/Aceh Barat, Serka Surya Kusmoro, yang bersama para petani melaksanakan gotong royong membersihkan gudang mesin pompanisasi di Desa Pasi Mesjid, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sarana dan prasarana pendukung pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi tanaman padi dan komoditas pertanian lainnya.
Dalam kegiatan itu, Serka Surya Kusmoro bersama para petani membersihkan area gudang, menata peralatan, serta memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap bersih dan terawat. Langkah tersebut dilakukan agar mesin pompanisasi yang menjadi salah satu fasilitas vital pertanian dapat tersimpan dengan baik dan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.
Menurut Serka Surya Kusmoro, mesin pompanisasi memiliki fungsi strategis dalam mendukung sistem pengairan sawah, terutama pada musim kemarau atau ketika pasokan air dari saluran irigasi mengalami penurunan.
“Mesin pompanisasi merupakan aset pertanian yang harus dijaga bersama. Jika perawatan dilakukan secara rutin, maka umur pakai mesin akan lebih panjang dan kemampuannya dalam mendukung kebutuhan air pertanian dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kualitas bibit dan pengolahan lahan, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sarana pendukung seperti pompanisasi yang berfungsi menjaga ketersediaan air bagi tanaman.
Secara terpisah, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Meureubo Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menegaskan bahwa seluruh fasilitas pendukung pertanian harus dijaga dan dirawat dengan baik agar dapat terus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Fasilitas pengairan merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan sektor pertanian. Oleh karena itu, seluruh sarana pendukung, termasuk mesin pompanisasi dan gudang penyimpanannya, harus dirawat dengan baik agar selalu siap digunakan. Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” jelas Danramil.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya sebatas melakukan pendampingan pertanian, tetapi juga berperan sebagai motivator yang mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap aset-aset pertanian yang ada di desa.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Para petani yang terlibat dalam kegiatan gotong royong menyambut baik kehadiran Babinsa dan mengapresiasi perhatian yang diberikan terhadap sektor pertanian. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjaga fasilitas pertanian tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja.
Melalui kerja sama yang solid antara Babinsa dan petani, diharapkan sarana pompanisasi di Desa Pasi Mesjid selalu dalam kondisi prima sehingga distribusi air ke lahan pertanian berjalan lancar. Dengan demikian, produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan program ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan di Kabupaten Aceh Barat.(0105).






