banner 120x600
KODIM  

Dandim 1010/Tapin Tegaskan Kesiapan Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan

TAPIN – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Tapin, Senin (18/5).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tapin H. Yamani, S.Ak., M.M tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, hingga relawan dalam menghadapi ancaman bencana memasuki musim kemarau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Kajari Tapin Mochamad Fitri Adhy, Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra, Kepala BPBD Tapin Muhammad Nor, serta sejumlah kepala SKPD dan unsur perusahaan.

Ratusan personel dari berbagai instansi mengikuti apel, di antaranya personel Kodim 1010/Tapin, Polres Tapin, BPBD, Satpol PP, Manggala Agni, Dinas Pertanian, relawan komunikasi, Pramuka, hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tapin.

Selain gelar pasukan, kegiatan juga diisi pemeriksaan peralatan penanggulangan bencana sebagai langkah memastikan kesiapan operasional apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan.

Dalam amanatnya, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Karhutla tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi hingga citra daerah. Karena itu diperlukan koordinasi, deteksi dini, patroli intensif, kesiapan sarana prasarana, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Selain ancaman Karhutla, Bupati juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengantisipasi potensi kekeringan yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih dan sektor pertanian masyarakat.

Usai kegiatan, Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra menegaskan bahwa Kodim 1010/Tapin siap mendukung penuh upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Tapin.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi prioritas utama agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

“Kami bersama seluruh stakeholder akan terus memperkuat sinergi di lapangan, khususnya patroli terpadu dan deteksi dini di wilayah rawan Karhutla. Personel dan sarana pendukung juga telah kami siagakan untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau,” tegas Dandim.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan dan keselamatan warga,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelepasan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Tapin yang akan berlaga membawa nama daerah di tingkat provinsi.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *