banner 120x600
KODIM  

Babinsa Aceh Barat Bentuk Karakter Santri Lewat Pelatihan Baris-Berbaris

ACEH BARAT – Babinsa Koramil 09/Samatiga, Kodim 0105/Aceh Barat, Sertu Buchari Muslim, melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para santri Yayasan Tahfiz Qur’an Al Yamin. Kegiatan berlangsung di halaman yayasan, Desa Cot Seumereng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Senin (18/5/2026).

Pelatihan ini dilaksanakan atas permintaan pimpinan yayasan, Abi Maimun, dengan tujuan membentuk karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puluhan santri tampak mengikuti latihan dengan tertib. Mereka mengikuti setiap aba-aba yang diberikan Sertu Buchari Muslim, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan-kiri, hingga gerakan dasar baris-berbaris. Meski cuaca cukup panas, semangat para santri tidak berkurang.

“Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter. Melalui PBB, anak-anak dilatih disiplin, kekompakan, kepatuhan pada aturan, serta menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air,” ujar Sertu Buchari Muslim.

Menurutnya, santri sebagai generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan bekal ilmu agama yang kuat dan karakter disiplin, diharapkan para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia sekaligus cinta tanah air.

Pimpinan Yayasan Tahfiz Qur’an Al Yamin, Abi Maimun, menyampaikan apresiasi atas dukungan Babinsa.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Babinsa. Kehadiran TNI di lingkungan pesantren memberikan dampak positif. Santri menjadi lebih disiplin dan semangat belajarnya meningkat. Semoga kegiatan seperti ini dapat berlanjut,” katanya.

Kegiatan pembinaan teritorial ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui interaksi langsung dengan generasi muda, nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong diharapkan terus terpelihara.

Yayasan Tahfiz Qur’an Al Yamin merupakan lembaga pendidikan Islam yang fokus pada pembinaan tahfiz Al-Qur’an bagi anak-anak di wilayah Cot Seumereng dan sekitarnya. Dengan adanya pelatihan PBB, diharapkan santri tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para santri mengaku senang dan berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan kembali.(0105).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *