TAPIN – Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengikuti kegiatan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual, bertempat di KDKMP Desa Bitahan Baru, Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Sabtu (16/5).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Tapin yang diwakili Kabagren AKP Sugiono, Kasi Kesra Kabupaten Tapin Zainal Abidin, Kadis PMD Kabupaten Tapin Drs Rahmadi, Kadis Perindustrian Kabupaten Tapin Herliwansyah, para camat se-Kabupaten Tapin.
Pelaksanaan launching KDKMP ini merupakan bagian dari program nasional percepatan operasionalisasi koperasi desa merah putih yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan fisik koperasi.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga guna mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa. Regulasi tersebut nantinya mengatur berbagai aspek operasional koperasi, mulai dari model bisnis, rekrutmen sumber daya manusia, hingga sistem informasi manajemen.
Saat ini, pembangunan koperasi di Indonesia telah mencapai 1.061 Koperasi Desa Merah Putih yang siap beroperasi. Selain itu, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan fisik koperasi di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini tercatat sebanyak 37.327 titik Koperasi Desa Merah Putih telah dan sedang dibangun di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.927 koperasi telah rampung 100 persen lengkap dengan gerai, gudang, serta sarana pendukung lainnya. Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih dapat beroperasi pada Juli 2026.
Dalam amanatnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan motor penggerak utama ekonomi kerakyatan. Presiden berharap KDKMP dapat menjadi pilar kemandirian ekonomi desa sekaligus garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden juga menekankan bahwa KDKMP dibentuk untuk memberdayakan masyarakat kecil, petani, dan nelayan agar tidak lagi bergantung pada tengkulak maupun perantara. Oleh karena itu, koperasi tidak hanya sebatas papan nama, namun harus benar-benar operasional dan didukung fasilitas memadai seperti gudang, ruang pendingin (cold storage), hingga armada angkut guna memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat.
Peresmian launching KDKMP dilaksanakan terpusat di Provinsi Jawa Timur dan diikuti secara simbolis oleh seluruh daerah di Indonesia melalui virtual.
Kehadiran Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di pedesaan.
Program KDKMP diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi yang modern, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, koperasi desa dapat menjadi pusat distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.(1010).






