Hulu Sungai Utara – Kegiatan pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Tangkawang dan Desa Tuhuran terus berlanjut pada Rabu (15/04/2026). Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada pelebaran lubang pondasi jangkar serta pemasangan tulangan abutment, sebagai bagian penting dari penguatan struktur jembatan.
Personel Kodim 1001/HSU-BLG bersama warga tampak terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Pelebaran lubang pondasi jangkar dilakukan guna memperkuat titik tumpu konstruksi utama, sehingga jembatan nantinya memiliki daya tahan yang kokoh dan aman digunakan masyarakat.
Selain itu, pengerjaan pemasangan tulangan abutment juga terus dikebut. Tahap ini menjadi bagian vital karena abutment berfungsi sebagai penahan beban sekaligus penopang ujung jembatan agar tetap stabil dalam jangka panjang.
Komandan Kodim 1001/HSU-BLG, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa setiap detail pekerjaan harus dilakukan secara teliti demi menjamin kualitas hasil pembangunan.
“Pelebaran pondasi jangkar dan pemasangan tulangan abutment merupakan bagian penting dalam membangun struktur jembatan yang kuat. Kami pastikan seluruh tahapan berjalan maksimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Dandim.
Semangat gotong royong antara TNI dan warga terus menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur desa.
Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih baik, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mempermudah distribusi hasil pertanian antara kedua desa.
(Pendim 1001/HSU-BLG)






