Barito Kuala – Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026, bertempat di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (12/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk mendukung ketahanan pangan dan pencapaian swasembada berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., Komandan Kodim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., Camat Mandastana Ibu Siti Khadijah, SE., Kapolsek Mandastana Iptu Haris, Pasi Teritorial Kodim 1005/Barito Kuala Kapten Inf Samsudin Nor, Kepala Dinas Penyuluh Pertanian Kabupaten Barito Kuala Dr. Wahyu Wagung, serta jajaran kepala balai penyuluhan pertanian, kepala desa, dan perwakilan masyarakat.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat adalah langkah strategis Kementerian Pertanian untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Melalui gerakan tanam serentak, diharapkan produksi padi meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, dan pendapatan petani bertambah.
Komandan Kodim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos. yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa TNI selalu siap mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa keterlibatan aparat TNI bersama masyarakat dalam gerakan tanam serentak bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga bentuk nyata komitmen menjaga stabilitas pangan daerah.
“Melalui program CSR ini kita ingin memastikan lahan yang dicetak benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk produksi padi. Dengan dukungan Alsintan dan kerja sama lintas sektor, saya yakin target swasembada pangan dapat tercapai,” Ujarnya.
Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H. menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Barito Kuala untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Ia berharap gerakan tanam serentak dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.
Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal. Program CSR diharapkan mampu menjaga produksi pangan, mengoptimalkan penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan), serta memastikan keberlanjutan swasembada pangan nasional.
Kegiatan tanam serentak ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan langkah strategis ini, Indonesia semakin dekat menuju cita-cita swasembada pangan berkelanjutan.(1005).






