banner 120x600
TMMD  

Desa Ujong Blang hingga Pante Ara Kini Terhubung Berkat TMMD

NAGAN RAYA – Seperti aliran sungai yang membuka jalan bagi kehidupan, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya menorehkan jejak pembangunan di Kecamatan Beutong.

Program yang selama beberapa waktu terakhir digelar di Desa Ujong Blang hingga Desa Pante Ara itu resmi berakhir setelah dilaksanakan penandatanganan serta penyerahan hasil program kepada Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H.

Prosesi tersebut dilakukan oleh Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, di hadapan Kapok Sahli Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T. S. Sos, Rabu (11/3/2026).
Penutupan program ini menandai selesainya berbagai pembangunan yang selama ini dikerjakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Bagaikan membuka jalan menuju masa depan, pembangunan badan jalan sepanjang 3.100 meter kini telah terbentang menghubungkan Desa Ujong Blang hingga Desa Pante Ara.

Selain itu, pembangunan box culvert juga rampung sehingga aliran air dapat tertata dengan baik dan mendukung ketahanan infrastruktur desa.

Tak hanya infrastruktur jalan, program TMMD juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilakukan agar warga dapat tinggal dengan lebih layak dan aman.

Fasilitas umum berupa Mandi, Cuci, Kakus (MCK) serta bak penampungan air bersih turut dibangun untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, menyampaikan bahwa seluruh pembangunan tersebut merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.

Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan juga jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Kini, setelah program berakhir, hasil pembangunan itu diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

Jalan yang telah terbuka, rumah yang telah diperbaiki, serta fasilitas umum yang telah berdiri menjadi tanda bahwa kebersamaan mampu melahirkan perubahan nyata di desa.(0116).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *