Ketapang – Dalam upaya melestarikan nilai-nilai luhur adat istiadat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pj Danramil 1203-04/Simpang Hulu beserta anggota melaksanakan pendampingan kepada Bupati Ketapang dalam acara penutupan Gawai Dayak Bejunjokng ke-15. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang. Minggu, (01/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian adat dan budaya yang telah ada sejak zaman dahulu. Kehadiran Pj Danramil beserta jajaran di tengah masyarakat adat bertujuan untuk memastikan warisan budaya lokal tetap terjaga sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan warga setempat.
Pj Danramil 1203-04/Simpang Hulu menjelaskan bahwa partisipasi aktif TNI dalam kegiatan adat sangat penting untuk menyatu dengan kearifan lokal. Hal ini dilakukan guna memastikan harmoni dan kebersamaan di wilayah binaan tetap terjaga dengan baik.
“Kegiatan ini merupakan sarana bagi kami untuk terus menjalin silaturahmi yang erat dengan masyarakat. Melalui momentum Gawai Dayak ini, kita bersama-sama menjaga identitas budaya yang sudah ada semenjak adat itu ada, agar tidak luntur oleh perkembangan zaman,” ujar Pj Danramil.
Selain sebagai ajang pelestarian budaya, kehadiran TNI dalam acara tersebut juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama prosesi penutupan berlangsung. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan tokoh adat diharapkan dapat terus ditingkatkan demi terciptanya kondusivitas wilayah yang berkelanjutan.
Langkah proaktif dan dukungan yang ditunjukkan oleh Pj Danramil 1203-04/Simpang Hulu beserta anggota ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat Desa Gema. Diharapkan dengan kedekatan yang terjalin, setiap program pembangunan dan upaya menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Simpang Dua dapat berjalan dengan optimal demi kesejahteraan bersama.(1203).






