Jayapura, Papua, 30 Desember 2025 — Petugas keamanan Bandara Sentani bersama Satgas Korpasgat berhasil menggagalkan upaya pengiriman minuman keras dan narkotika melalui jalur kargo udara pada Selasa, 30 Desember 2025. Upaya ini merupakan bagian dari sinergi antara Avsec, Satgas Korpasgat, pihak Regulated Agent, serta aparat kepolisian, dalam menjaga keamanan penerbangan dan mencegah penyalahgunaan jalur kargo.
Pengungkapan terjadi saat petugas Avsec melakukan pemeriksaan rutin di Regulated Agent PT. Pajajaran Global Service, ketika dua paket mencurigakan terdeteksi melalui mesin X-ray. Paket pertama berisi delapan botol whiskey dan tiga botol vodka yang rencananya dikirim ke Wamena, sementara paket kedua berisi ganja kering seberat 808 gram yang dikemas dalam bungkus plastik di dalam kotak sepatu dan ditujukan ke Sorong. Kedua paket tersebut segera diperiksa secara manual oleh petugas Avsec dan disaksikan personel Satgas Korpasgat.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan di gudang PT. Pajajaran Global Service sebelum diserahkan kepada Polsek KP3 Bandara Sentani untuk proses hukum lebih lanjut.
Danpos Satgas Korpasgat, Letda Pas Muhammad Rianfah, menegaskan, “Kami memastikan setiap barang yang keluar dan masuk melalui Bandara Sentani diperiksa secara ketat sesuai prosedur. Upaya ini merupakan bentuk komitmen Satgas Korpasgat bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan penerbangan dan mencegah peredaran barang terlarang.”
Satgas Korpasgat terus memperketat pengawasan, terutama di jalur logistik dan kargo udara. Keberhasilan penggagalan ini menegaskan bahwa Bandara Sentani, sebagai pintu masuk utama wilayah Papua, tidak dapat dijadikan celah untuk aktivitas ilegal.
Pengawasan ketat di bandara sangat penting mengingat wilayah pedalaman Papua rentan terhadap dampak sosial dari peredaran miras dan narkotika ilegal. Langkah ini juga menunjukkan efektivitas koordinasi antar lembaga dalam menjaga keamanan nasional serta memutus aliran barang terlarang melalui jalur udara.






