Barito Kuala – Babinsa Koramil 1005-11/Tabunganen Kopka Indra Gunawan secara langsung melaksanakan kegiatan pendampingan dalam rangka Program Luas Tambah Tanam (LTT) dengan turut membantu petani di Desa Teras Dalam, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala saat proses menjemur padi setelah masa panen yang berlangsung pada Minggu (14/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara aparatur keamanan dengan masyarakat untuk mendukung program pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Dalam kegiatan yang dilakukan di lahan terbuka milik kelompok petani Desa Teras Dalam tersebut, Kopka Indra Gunawan tidak hanya memberikan arahan terkait teknik pengeringan padi yang benar untuk menjaga kualitas hasil panen tetapi juga turut terlibat secara fisik dalam menyebarkan dan membalik-balik gumpalan padi agar kering merata di bawah sinar matahari.
“Program Luas Tambah Tanam (LTT) bukan hanya tentang memperluas lahan tanam saja, tetapi kita harus mendampingi petani di setiap tahap, mulai dari penanaman hingga pasca panen agar hasil yang diperoleh benar-benar maksimal dan bermanfaat bagi ekonomi keluarga petani yang telah bekerja keras selama ini,” Ujar Kopka Indra Gunawan.
Proses menjemur padi merupakan tahapan krusial dalam pasca panen karena akan menentukan mutu dan daya simpan gabah sebelum dilakukan proses penggilingan menjadi beras. “Tugas kita sebagai Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif berperan dalam pembangunan, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah kita di Kabupaten Barito Kuala yang memiliki potensi besar sebagai penghasil padi di Kalimantan Selatan,” Tambahnya.
Kegiatan pendampingan ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para petani Desa Teras Dalam, yang menyampaikan bahwa bantuan dan dukungan dari Babinsa sangat berarti karena terkadang mereka mengalami kesulitan dalam mengelola proses pasca panen akibat keterbatasan tenaga kerja di desa.
Mendengar hal tersebut, “Kami akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan memastikan ketahanan pangan di tingkat lokal,” Ungkap Babinsa.
Selain membantu proses penjemuran, Babinsa juga memberikan edukasi terkait pentingnya pemilihan lokasi penjemuran yang tepat. “Petani perlu memilih lokasi penjemuran yang aman dan tidak mudah terpengaruh cuaca, serta melakukan pengemasan dengan benar setelah gabah kering untuk menghindari kerusakan akibat hama atau kelembaban,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, “Melalui kolaborasi erat antara aparatur, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami yakin Program LTT di Kecamatan Tabunganen akan mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat petani.” Tutupnya.
Rencananya, kegiatan pendampingan serupa akan terus digencarkan oleh Koramil 1005-11/Tabunganen di berbagai desa yang ada di wilayah kerja, dengan fokus pada tahapan-tahapan penting dalam siklus pertanian padi serta pendampingan terhadap program-program pembangunan lainnya yang bertujuan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(1005).






