ACEH SINGKIL, Singkil Utara – Arus mobilitas masyarakat di jalur vital penghubung Kecamatan Singkil Utara menuju Kecamatan Singkil, yang juga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, kembali menggeliat setelah jembatan utama terputus akibat banjir beberapa waktu lalu. Di tengah kondisi darurat tersebut, sosok prajurit TNI dari Koramil 0109-02/Singkil tampil sebagai tumpuan harapan warga. Danposramil Singkil Utara, Pelda Safii, hadir langsung di lokasi jembatan darurat untuk memastikan warga dapat melintas dengan aman, Minggu (07/12/2025).
Sejak pagi, Pelda Safii bersama beberapa personel tampak berdiri tegak di sisi jembatan darurat yang terbuat dari susunan kayu dan besi. Meski sederhana, jembatan itu menjadi nadi utama pergerakan warga yang hendak menuju ibu kota kabupaten untuk bekerja, berobat, maupun mengurus berbagai keperluan. Dengan sigap, para prajurit membantu warga yang kesulitan menyeberang, terutama lansia, ibu hamil, pelajar, dan pengendara roda dua yang harus ekstra hati-hati saat melintas.
Setiap langkah warga yang hendak menyeberang mendapat perhatian penuh. Para prajurit memastikan beban jembatan tidak terlalu berat, mengatur arus lintasan, hingga memeriksa kekuatan konstruksi sederhana tersebut agar tetap aman digunakan.
Kehadiran Danposramil di lokasi seperti menjadi energi baru bagi masyarakat. Banyak warga mengaku lebih tenang dan merasa terlindungi ketika melihat prajurit TNI berdiri tegap di jalur rawan tersebut. Di tengah kondisi serba darurat, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali terasa begitu kuat.
Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga akses masyarakat, memastikan tidak ada aktivitas penting yang terhambat, serta menunjukkan bahwa tugas prajurit tidak hanya menjaga batas negara, tetapi juga menjembatani kebutuhan masyarakat di saat genting.






